ziarah 3

Pukul 3 pagi,dan aku tak juga sampai ke kebung bunga tidurku. Pahit dan asam menggelayuti lidah. Sambil menggerayangi langit - langit dengan pandangan,aku mengapung dalam pikiran yang tak tentu.

Aku memutuskan untuk bangun,hanya mendudukkan diri disamping ranjang saja suara besinya begitu nyaring. Bukan berat badanku yang bertambah,sepertinya ini massa yang dibentuk oleh kilo an kesah. Aku beranjak menuju ruang bawah tanah. Pintunya makin usang,tampilannya begitu tidak berimbang karena gagangnya kusepuh emas. Segera setelah masuk pintu itu kukunci rapat,aku mengirupi udara yang bercampur dengan kenangan,membuatnya makin pengap. Kunyalakan lampu,dan kudapatai rak berisi toples - toples kaca berisi hati dalam air raksa yang tak berdebu. Tentu saja tidak,karena aku menghormati mereka,kubersihkan tiap kali aku pulang kerja,kuhapus noda yang bisa timbul karena waktu,dengan begitu aku tetap melihat sisi baik dari masa laluku. Ku ambil satu toples yang berada di rak paling atas,ada label bertuliskan gravitasi,aku mengambilnya dengan sangat berhati-hati. Kudekap singkat dan perlahan kuletakkan di meja. Didepannya,kunyanyikan sebuah lagu meski suaraku sumbang. Kuceritakan pekerjaan baruku dengan riang, lalu……………tentang kekasih baruku. Kau yang paling tahu bejana mana yang paling sesuai menampung luapanku. meski sebenarnya,aku tak pernah bisa menolak apapun tawaranmu. Dialog dengan toples kaca ini terasa meriah,aku percaya hanya kau yang bisa menangkap inti pembicaraanku yang tanpa arah.

Shift K3Y - Touch
lumayan menjadi penghiburan.

(Source: youtube.com)

double G

gravitasi,aku bilur dilebur terka,sengit bergulat dengan prasangka. Apa ikatanmu dengan galaksiku melebihi dari jejak kita yang mengkristal? Atau galaksiku yg memaksakan diri menarik atmosfernya untuk memberi ruang padamu?yang sakral sekaligus satir. sekaligus getir.
Sesungguhnya apapun yg trjadi antara kalian tidak akan meregang nyawaku. jadi tolong jangan mengasihaniku,perasaanku tidak butuh dijaga,ia hanya perlu pernyataan terbuka.

you’re not tearing me apart when you close with her. But you’re killing me when you didn’t allow me to know who you really are. I don’t care if you do, I let you to be happy,so I can be more happy as well. I choose you.

— galaksi.

I only write when I am falling in love, or falling apart.

— (via leeessang)

(Source: faithandotherdrugs, via inthemess)

its your choice,g.

its your choice,g.

enochliew:

The Midnight Planétarium by Van Cleef & Arpels

The movement of each planet is true to its genuine length of orbit: it will take Saturn over 29 years to make a complete circuit of the dial, Jupiter will take almost 12 years, Mars 687 days, Earth 365 days, Venus 224 days and Mercury 88 days.

our dream grace

(Source: vancleefarpels.com, via zodiacchic)

ziarah 2

Begitu seketika, sekepal ingatan yang memantikkan api di langit - langit hatiku.

Aku sudah cukup percaya diri bergerak mengalir dalam galaksi tanpa gravitasi. Aku bangga dengan pencapaianku dalam penguasaan diri. Meski kutemui kekosongan dalam kebasnya raga, aku tahu aku makin kuat saat kau lempari sapa. Dengan segala yang pernah aku pahami tentang kita,aku berbahagia.

Sesungguhnya tak banyak yang kau lakukan,waktu kita berdampingan habis dihitung jari jika aku perhitungan,tapi kau selalu jadi penyebab atas pasang surutku menikmati kehidupan,walaupun aku memilihmu tanpa sebab,tak pernah punya alasan

2 tahun sudah aku tak lagi berlayar di lautan kesah,aku kini menyelami angkasa. Aku sudah tak perlu gravitasi, kataku dalam hati yang penuh asa. Keputusanku berikutnya adalah aku mengiyakan rinduku untuk menjejakkan kembali kaki ke tanah,tidak pernah terlintas bahwa ini keputusan yang salah,tapi kepalaku masih menggantung di langit sedang kakiku melesak kedalam tanah. Dan seketika,bumi menolakku, memuntahkan kakiku sembari meludah. Aku tahu ia hanya tak ingin tubuhku terbelah,galaksi menghisapku kembali,perlahan.

Dalam perjalanan terakhirku merasakan gravitasinya,aku melihat jangkarku yang kutinggal disudut labuhan.

Ada hal yang tak pernah kusangka ada,

CUDDLE FUDDLE by DEDDY